Hei,selamat pagi!
Kenapa kau hanya diam disitu. Sedang aku sudah menceritakan semua isi hati padamu.kenapa kau hanya bisu,apakah kau tak peduli dengan rasaku?.
Maafkan rasaku yg terus-terusan mengusikmu. Memang iya cinta yg sebenarnya itu setelah nikah,tapi rasaku ini hidup sendiri setelah aku sangat mengenalmu.
Aku tidak memaksa kau agar kumiliki dan ku pacari
Tapi kau tahu maksudku ingin kau bahagia sebisa mungkin. Memenuhi semua yg kau butuhkan setiap kau mau. Mendapatkan cinta dari laki-laki yg selalu membuat kau merasa berarti dan bersyukur dalam hidupmu.
Juga berbagi semua pahit dan manisnya kenyataan hidup yg kau lalui
Tapi kau tak perlu mengerti semua maksudku itu. Jika memang kau bahagia dengan caramu seperti itu,maka tetap lah begitu.
Aku berfikir kau menguji ku tentang rasa yg sesungguhnya kumiliki ini,agar kau tak terjebak mungkin setelah memberi jawaban kepada ku. Maaf jika pikiran itu seperti aku terlalu percaya diri
Tapi suatu saat kau perlu tau,
Rasa yg tak bertuan itu akan hilang karena selamanya diabaikan
Iyaa memang saat rasa itu hilang pun kau masih bahagia seperti biasa
Karena rasaku ini bukan rasa mu...
